Rabu, 26 Maret 2008

Pengenalan Singkat Terhadap Al-Hadis

hasil ngaji hari minggu, mudah-mudahan bermanfaat. saya yakin masih banyak yang belum tahu 

                      Pengenalan Singkat Terhadap Al-Hadis

(M. Hasyim Manan)

 

A.     Asal-usul Ajaran Islam

1.      Wahyu (perennial) : 1.1. Al-Qur’an (wahyu redaksional)

1.2. Al-Hadis (wahyu non redaksional)

2.      Akal (rasional)       : 2.1. Ijtihad (penemuan berdasar ajaran Islam)

 

B.     Pengenalan Singkat Terhadap Al-Hadis

1.      Pengertian : Kutipan dari Nabi Muhammad saw. Baik berupa perkataan (qaul), perbuatan (fi’il) atau persetujuan dengan sikap diam (taqrir)

2.    Karena kutipan, validitas (keabsaahannya) sangat tergantung kepada :

2.1.  Kondisi pihak yang mengutip atau yang meriwayatkan (rowi)

2.2.  Kondisi hubungan antar rowi (sanad)

2.3.  Kondisi materi yang dikutip (matan)

3.    Kesepakatan ahli hadis, bahwa hadis yang boleh menjadi sumber adalah :

3.1.  Hadis sohih, artinya 2.1. dan 2.2. dan 2.3. tidak ada yang cacat, artinya para periwayatnya semua jujur dan kuat hafalannya (tsiqoh), rangkaiannya atau sanadnya bersambung, dan isinya (matan) tidak janggal dan tidak bertentangan dengan yang lebih kuat.

3.2.  Hadis hasan, artinya 2.1. terdapat kekurangan,yakni pihak yang mengutip kurang cermat (kurang dlobith).

4.    Hadis do’if (lemah) tidak dapat dijadikan sumber penetapan ajaran Islam. Kalau hanya untuk memuji suatu amalan yang sudah ada, hadis doif boleh dipakai (fadlilatul a’mal).

Catatan : Suatu hadis dho’if, bila banyak data pendukung dan tidak bertentangan dengan al-Qur’an atau didukung tingkatan dalil yang lebih tinggi (hadis shohih atau al-Qur’an) bias menjadi hadis hasan bighoiri tapi tetap tidak bisa dipakai sebagai sumber penetapan ajaran Islam. Contoh : hadis “annadhofatul minal iman” termasuk dhoif tapi di al-Qur’an banyak anjuran tentang kebersihan, sedangkan hadis “husbul wathon minal iman” sepenuhnya dhoif, tidak bisa dijadikan pegangan.

5.    Kedudukan Hadis terhadap al-Qur’an :

5.1.  Sebagai penjelasan (al-bayaan)

5.2.  Sebagai penetapan baru diluar al-Qur’an (al-istiqlal)

 

C.     Literatur Hadis

1.    Kutipan dari Nabi Muhammad saw. Dikumpulkan oleh ahli Hadis sejak abad pertama, dalam literatur yang disebut kitab hadis.

Induk kitab hadis ada tujuh yaitu :

1.1.  Al-Jami’us Sahih

1.1.1.   Sohih al-Bukhori

1.1.2.   Sohih Muslim

1.2.  Al-Sunan

1.2.1.   Sunan Abi Dawud

1.2.2.   Sunan Al-Tarmidzi

1.2.3.   Sunan Al-Nassa’i

1.2.4.   Sunan Ibnu Majah

1.3.  Al-Musnad

1.3.1.   Musnad Imam Ahmad

2.      Disebut Induk Kitab Hadis (ummabatu kutubil hadis) atau kitab tujuh (kutubus sab’ah) karena menurut asumsi para ahli hadis, kumulasi isi dari tujuh kitab itu diperkirakan sudah mencakup semua qoul fi’il dan taqrir Nabi Muhammad saw.

D.     Literatur Tambahan :


1.      Sunan al-Damiri

2.      Al-Muwatto’

3.      Ibnu Khuzaimah

4.      Ibnu Hibban

5.      Al-Baihqi Sughro

6.      Al-Baihqi Kubro

7.      Ibnu Abi Syaibah

8.      Majma al-Zawa’id

9.      Musnad Abu Dawud al-Toyalisi

10.  Mustadrok al-Hakim

11.  Musnad al-Humaidi

12.  Musnad al-Syihab

13.  Musnad Imam al-Syafi’I

14.  Musnad Imam Abu Hanifah

15.  Al-Daroqutni

16.  Musnad Ishaq bin Rohawaihi

17.  Musnad Abi Ya’la

18.  Musnad al-Ja’idi

19.  Misykat al-Masobih

20.  Muntakhob Abdu bin Humaid

21.  al-Targhib wa al-Tarhib

22.  al-Fathul Kabir

23.  Muntaqo Ibnu al-Jarud

24.  Faidul Qodir

25.  Al-Adzkar

26.  Musnad al-Haris

27.  Makarim al-Akhlaq

28.  Al-Durr al-Muntasiroh

29.  Al-Jihad

30.  al-Ilm

31.  Fado’il al-Sohabat

32.  Al-Lu’lu’ wal Marjan

33.  Misbah al-Zujajah

34.  Jami’ al-Hadis wa al-Marosil

35.  Al-Musqosidul Hasanah

36.  Musnad al-Syamiyyin

37.  Sunan al-Nassa’i Kubro

38.  Al-Hadis al-Qudsiyah

39.  Misykat al-Masobih

40.  Al-La’aliul Masnuah

41.  Al-Masnu’

42.  Al-Asror al-Marfu’ah

43.  Al-Asar al-Marfu’ah

44.  Al-Jidd al-Hasis

45.  Al-Masnu’at

46.  Al-Lu’lu’ al-Marsu’

47.  Al-Nukhbatul Bahiyah

Catatan : Kitab 40 – 47 merupakan kumpulan hadis dho’if

Surabaya, 16 Shofar 1429 H/24 Februari 2008 M

Berkah Menepati Janji

Contoh Kecil Berkah Menepati Janji Sudah beberapa hari ini putriku yang kedua merengek minta diantar pakai motor. Bibirnya monyong saa...